aceh lon sayang

Minggu, 30 Oktober 2011

fatofisiologi


                                                             BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
           Fungsi utama sistem pencernaan  (sistem alimenter) adalah untuk memindahkan zat gizi  atau nutrient (setelah memodifikasinya),air dan elektrolit dari makanan yang kita makan ke dalam lingkungan internal tubuh.makanan yg di makan penting sebagai sumber energi yang kemudian di gunakan oleh sel dalam menghasilkan atp untuk menjalankan berbagai aktifitas bergantung energi,misalnya transportasi aktif kontraksi sintesis dan sekresi.makanan juga merupakan sumber bahan untuk perbaikan pembaharuan dan penambahan jaringan tubuh.
Tumbuhan dapat menyerap energi matahari dan membentuk molekul-molekul organic yang mereka butuh kan dari senyawa anorganik, misalnya c02 dan h20 melalui proses fotosintesis:
Manusia tidak dapat menuai energi dari sinar matahari secara langsung, sehingga manusia harus memanfaatkan energi bentuk lain dengan memakan tumbuhan atau hewan lain yg memakan tumbuhan.kemudian manusia menggunakan molekul-molekul organi (dalam makanan) dan O2 untuk menghasilkan energi, dengan produk sampingan berupa Co2 dan H 20:

1.2 Tujuan
v  Mengetahui fisiologi flatus dan BAB
v  Memahami sistem gastrointestinal,fisiologi kelainannya
v  Untuk mengetahui secara sistematis tentang gastrointestinal




BAB II
FISIOLOGI SISTEM GASTROINTESTINAL
2.1 PENGERTIAN
Saluran pencernaan makanan merupakan saluran yang menerima makanan dari luar dan mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh dengan jalan proses pencernaan (pengunyahan, penelanan dan pencampuran) dengan enzim dan zat cair yang terbentang mulai dari mulut (oris) sampai anus.
SUSUNAN SALURAN PENCERNAAN
Susunan saluran pencernaan terdiri dari:
1. Mulut (0ris).
2. Faring (tekak).
3. Osofagus (kerongkongan).
4. Ventrikulus (lambung).
5. Intestinum minor (usus halus):
a. Duodenum (usus 12 jari).
b. Yeyenum.
c. Ileum.
6. Intestinum mayor (usus besar);
a. Seikum.
b. Kolon asendens.
c. Kolon transversum.
d. Kojon Descendens.
e. Kolon Sigmoid.
7. Rektum.
8. Anus.                           2.2  Anatomi pencernaan
            Organ pencernaan utama adalah lambung
Organ pencernaan tambahan  adalah kelenjar liur pankreas  empedu,yang terdiri dari hati,dan kandungan empedu. Organ-organ esokrin ini terletak di luar dinding saluran pencernaan dan menyalurkan sekresi mereka melalui duktus ke dalam lumen saluran pencernaan.                   
2.3 Sistem pencernaan melaksanakan empat proses pencernaan dasar:
1.Motilitas
Mengacu pada kontraksi otot yg seperti otot polos vaskuler,otot polos di dinding saluran pencernaan terus menerus berkontraksi dengan kekuatan rendah yang di kenal sebagai tonus.
Tonus penting untuk mempertahankan agar tekanan pada isi saluran pencernaan tetap serta untuk mencegah dinding saluran pencernaan melebar secara permanen setelah mengalami distensi (peregangan).
2.Sekresi
Sejumlah getah pencernaan di sekresikan ke dalam lumen saluran pencernaan oleh kelenjar2,esokrin.yg terletak di sepanjang rute,masing2 dengan produk sekretorik spesifik nya sendiri,setiap sekresi pencernaan terdiri dari air,elektrolit,dan konstituen organic spesifik yg penting dalam  proses pencernaan seperti enzim,garam empedu,atau mucus sel-sel  sektrolit  mengekstraksi dari plasma sejumlah besar air dan bahan-bahan  mentah yg  penting untuk menghasilkan produk sekretorik mereka
3.Pencernaan
Pencernaan mengacu pada proses penguraian makanan dari yang  struktur nya komplek menjadi satuan-satuan lebih kecil yang dapat diserap oleh enzim-enzim yang di produksi di dalam sistem pencernaan.manusia mengkonsumsi 3 katagori biokimiawi makanan kaya energi: karbohidrat,protein dan lemak.molekul-molekul besar tersebut tidak mampu menembus membran plasma utuh untuk diserap dari lumen saluran pencernaan ke dalam darah atau limfe.
4.Penyerapan
Pencernaan di selesaikan dan sebagian besar penyerapan terjadi di usus halus.melalui proses penyerapan (absorpsi),satuan-satuan kecil yang dapat diserap yang di hasilkan dari proses pencernaan tersebut,bersama dengan air,vitamin dan elektrolit,dipindahkan dari lumen saluran pencernaan ke dalam darah atau limfe.
2.4 Fisiologi sistem pencernaan makanan pada manusia
Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ, berturut-turut dimulai dari:
1. Rongga Mulut,
2. Esofagus
3. Lambung
4. Usus Halus
5. Usus Besar
6. Rektum
7. Anus.



Rongga Mulut
rongga-mulut
Mulut merupakan saluran pertama yang dilalui makanan. Pada rongga mulut, dilengkapi alat pencernaan dan kelenjar pencernaan untuk membantu pencernaan makanan. Pada Mulut  terdapat :
a.Gigi
Memiliki fungsi memotong, mengoyak dan menggiling makanan menjadi partikel yang kecil-kecil. Perhatikan gambar disamping.
b..Lidah
Memiliki peran mengatur letak makanan di dalam mulut serta mengecap rasa makanan.
c..Kelenjar Ludah
Ada 3 kelenjar ludah pada rongga mulut. Ketiga kelenjar ludah tersebut menghasilkan ludah setiap harinya sekitar 1 sampai 2,5 liter ludah. Kandungan ludah pada manusia adalah : air, mucus, enzim amilase, zat antibakteri, dll. Fungsi ludah adalah melumasi rongga mulut serta mencerna karbohidrat menjadi disakarida.

Esofagus (Kerongkongan)
Merupakan saluran yang menghubungkan antara rongga mulut dengan lambung. Pada ujung saluran esophagus setelah mulut terdapat daerah yang disebut faring. Pada faring terdapat klep, yaitu epiglotis yang mengatur makanan agar tidak masuk ke trakea (tenggorokan). Fungsi esophagus adalah menyalurkan makanan ke lambung. Agar makanan dapat berjalan sepanjang esophagus, terdapat gerakan peristaltik sehingga makanan dapat berjalan menuju lambung
Lambung

lambung
Lambung adalah kelanjutan dari esophagus, berbentuk seperti kantung. Lambung dapat menampung makanan 1 liter hingga mencapai 2 liter. Dinding lambung disusun oleh otot-otot polos yang berfungsi menggerus makanan secara mekanik melalui kontraksi otot-otot tersebut
2.5 Ada 3 jenis otot polos yang menyusun lambung, yaitu:
1.    otot memanjang,
2.    otot melingkar,
3.    otot menyerong.
Selain pencernaan mekanik, pada lambung terjadi pencernaan kimiawi dengan bantuan senyawa kimia yang dihasilkan lambung. Senyawa kimiawi yang dihasilkan lambung adalah :
  • Asam HCl ,Mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Sebagai disinfektan, serta merangsang pengeluaran hormon sekretin dan kolesistokinin pada usus halus
  • Lipase , Memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Namun lipase yang dihasilkan sangat sedikit
  • Renin , Mengendapkan protein pada susu (kasein) dari air susu (ASI). Hanya dimiliki oleh bayi.
  • Mukus , Melindungi dinding lambung dari kerusakan akibat asam HCl.
Hasil penggerusan makanan di lambung secara mekanik dan kimiawi akan menjadikan makanan menjadi bubur yang disebut bubur kim.
2.6 Fungsi HCI Lambung :
1. Merangsang keluamya sekretin
2. Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein.
3. Desinfektan
4. Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi merangsang empdu mengeluarkan getahnya.
Mukosa : melapisi permukaan luminal saluran pencernaan.bagian ini di bagi menjadi 3 lapisan:
1. komponen utama mukosa adalah membran mukosa,suatu lapisan epitel bagian dalam yang berfungsi sebagi permukaan protektif serta mengalami modifikasi di daerah-daerah tertentu untuk sekresi dan absorpsi.membran mukosa mengandung sel eksokrin untuk sekresi getah pencernaan,sel endokrin untuk sekresi hormone saluran pencernaan,dan sel epitel yang khusus untuk penyerapan nutrient.
2. Lamina propria adalah lapisan tengah jaringan ikat yang tipis tempat epitel melekat.pembuluh-pembuluh darah halus,pembuluh limfe,dan serat saraf berjalan melewati lamina propria,dan lapisan ini mengandung gut associated lymphoid tissue (GALT) yang penting dalam pertahanan melawan bakteri usus.
3. Mukosa muskularis adalah lapisan otot polos disebelah luar yang terletak di sebelah lapisan submukosa.
Submukosa: adalah lapisan tebal jaringan ikat  yang menyebabkan saluran pencernaan memiliki elastisitas dan distensibilitas
Di dalam submukosa terdapat jaringan saraf yang di kenal sebagai pleksus submukosa,yang membantu mengontrol aktifitas lokal masing-masing bagian usus
Muskularis eksterna,lapisan otot polos utama disaluran pencernaan,mengelilingi submukosa. di sebagian saluran pencernaan,lapisan ini terdiri dari 2 bagian:
1.lapisan sirkuler dalam dan
2. lapisan longitudinal:
Usus Halus
usus-halus
Usus halus merupakan kelanjutan dari lambung. Usus halus memiliki panjang sekitar 6-8 meter. Usus halus terbagi menjadi 3 bagian yaitu duodenum (± 25 cm), jejunum (± 2,5 m), serta ileum (± 3,6 m). Pada usus halus hanya terjadi pencernaan secara kimiawi saja, dengan bantuan senyawa kimia yang dihasilkan oleh usus halus serta senyawa kimia dari kelenjar pankreas yang dilepaskan ke usus halus.
Senyawa yang dihasilkan oleh usus halus adalah :
  • Disakaridase Menguraikan disakarida menjadi monosakarida
  • Erepsinogen Erepsin yang belum aktif yang akan diubah menjadi erepsin. Erepsin mengubah pepton menjadi asam amino.
  • Hormon Sekretin Merangsang kelenjar pancreas mengeluarkan senyawa kimia yang dihasilkan ke usus halus
  • Hormon CCK (Kolesistokinin) Merangsang hati untuk mengeluarkan cairan empedu ke dalam usus halus.
2.7 senyawa kimia yang dihasilkan kelenjar pankreas adalah :
  • Bikarbonat Menetralkan suasana asam dari makanan yang berasal dari lambung
  • Enterokinase Mengaktifkan erepsinogen menjadi erepsin serta mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin. Tripsin mengubah pepton menjadi asam amino.
  • Amilase Mengubah amilum menjadi disakarida
  • Lipase Mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol
  • Tripsinogen Tripsin yang belum aktif.
  • Kimotripsin Mengubah peptone menjadi asam amino
  • Nuklease Menguraikan nukleotida menjadi nukleosida dan gugus pospat
  • Hormon Insulin Menurunkan kadar gula dalam darah sampai menjadi kadar normal
  • Hormon Glukagon Menaikkan kadar gula darah sampai menjadi kadar normal
PROSES PENCERNAAN MAKANAN
Pencernaan makanan secara kimiawi pada usus halus terjadi pada suasana basa. Prosesnya sebagai berikut :
a. Makanan yang berasal dari lambung dan bersuasana asam akan dinetralkan oleh bikarbonat dari pankreas.
b. Makanan yang kini berada di usus halus kemudian dicerna sesuai kandungan zatnya. Makanan dari kelompok karbohidrat akan dicerna oleh amylase pancreas menjadi disakarida. Disakarida kemudian diuraikan oleh disakaridase menjadi monosakarida, yaitu glukosa. Glukaosa hasil pencernaan kemudian diserap usus halus, dan diedarkan ke seluruh tubuh oleh peredaran darah.
c. Makanan dari kelompok protein setelah dilambung dicerna menjadi pepton, maka pepton akan diuraikan oleh enzim tripsin, kimotripsin, dan erepsin menjadi asam amino. Asam amino kemudian diserap usus dan diedarkan ke seluruh tubuh oleh peredaran darah.
d. Makanan dari kelompok lemak, pertama-tama akan dilarutkan (diemulsifikasi) oleh cairan empedu yang dihasilkan hati menjadi butiran-butiran lemak (droplet lemak). Droplet lemak kemudian diuraikan oleh enzim lipase menjadi asam lemak dan gliserol. Asam lemak dan gliserol kemudian diserap usus dan diedarkan menuju jantung oleh pembuluh limfe:
Usus Besar (Kolon)
usus-besar
Merupakan usus yang memiliki diameter lebih besar dari usus halus. Memiliki panjang 1,5 meter, dan berbentuk seperti huruf U terbalik. Usus besar dibagi menjadi 3 daerah, yaitu :
1.    Kolon asenden,
2.    Kolon Transversum, dan
3.    Kolon desenden
Fungsi kolon adalah :
a. Menyerap air selama proses pencernaan.
b. Tempat dihasilkannya vitamin K, dan vitamin H (Biotin) sebagai hasil simbiosis dengan bakteri usus, misalnya E.coli.
c. Membentuk massa feses
d. Mendorong sisa makanan hasil pencernaan (feses) keluar dari tubuh. Pengeluaran feses dari tubuh ddefekasi.
Rektum dan Anus
Merupakan lubang tempat pembuangan feses dari tubuh. Sebelum dibuang lewat anus, feses ditampung terlebih dahulu pada bagian rectum. Apabila feses sudah siap dibuang maka otot spinkter rectum mengatur pembukaan dan penutupan anus. Otot spinkter yang menyusun rektum ada 2, yaitu
1.    otot polos dan
2.    otot lurik.





BAB III
PENUTUP
2.8 KESIMPULAN
Sistem gastrointestinal sangat berpengaruh di tubuh manusia dan di dalam sistem ini juga banyak mengandung hormon-hormon yang membantu dalam bekerja sistem tersebut dari mulut sampai ke anus
Dan Gangguan gastrointestinal mencakup besar penyakit yang menyebabkan penderita mencari pertolongan medis dan merupakan penyebab utama walaupun gangguan gastrointestinal tidak secara langsung menyebabkan kematian seperti ganguan kardiovaskuler,tetapi merupakan salah satu dari lima besar penyebab kematian.saluran gastrointestinal sangat rentan terhadap serangan penyakit mendadak dengan gejala yang ganas.


2.9 SARAN
Mengkonsumsi makanan lebih baik dengan mengunyah makanan tersebut 32 x sampai licin agar makanan yang masuk ke lambung mudah di cerna










DAFTAR PUSTAKA
Guyton,Arthur c & john E.Hall.Buku Ajar Fisiologi kedokteran.1997.jakarta:EGC
Ganong,William F.Review of Medical physiologi: An Integrated Aproach, USA;Prentice
http//www.mediacastroe.com/med/detail
POTTER PERRY,(2005) Buku Ajar Fundamental Keperawatan.EGC jakarta














STUKTUR KERJA KELOMPOK 1
NAMA
JOB DESK
Dewi Sukmawati
Cari bahan,Ketik makalah
Dini Muetia
Cari bahan,Ketik makalah
Cut widya K.
Cari bahan
Abdullah
Presentasi
Afrizal
Print,copy,jilid
Aminah
Print,copy,jilid
Dedi
Cari bahan
Ferdi Fonna
Cari bahan
Faisal H.M
Cari bahan
Habibi Manalu
Cari bahan

PERTANYAAN :
1.    Novita sari (Kelompok 3)
Jelaskan proses pencernaan makanan dari mulut sampai anus ???
               Jawaban :
v  Mulut
Mulut merupakan saluran pertama yg dilalaui makanan pada rongga mulut dilengkapi alat pencernaan dan kelenjar pencernaan untuk membantu pencernaan di mulut

v  Esofagus (kerongkongan)
Esophagus terdapat gerakan peristaltik shg makanan dpt brjalan Merupakan saluran yg menghubungkan antara rongga mulut dgn lambung pd ujung saluran esophagus,fungsi esophagus adalah menyalurkan makanan ke lambung agar makanan dpt berjalan sepanjang menuju lambung


v  Lambung
Lambung adalah kelanjutan dari esophagus berbentuk seperti kantung lambung dapat menampung makanan 1 liter hingga mncapai 2 liter dinding lambung disusun oleh otot2 polos yg berfungsi menggerus makanan secara mekanik melalui kontraksi otot2 tsb

v  Usus halus
Pada usus halus hanya terjadi pencernaan secara kimiawi saja dgn bantuan senyawa kimia yg dihasilkan oleh usus halus serta senyawa kimia dari kelenjar pankreas yg di lepas kan ke usus halus


v  Usus besar (kolon)
Merupakan usus yang memiliki diameter lebih besar dari usus halus. Memiliki panjang 1,5 meter, dan berbentuk seperti huruf U terbalik.dan kolon menyerap air selama proses pencernaan

v  Rektum dan anus

Merupakan lubang tmpat pembuangan feses dari tubuh sebulum di buang lewat anus feses di tampung terlebih dulu pada bagian rectum

Penjawab :Cut widya k

       2.Nurul husna (kelompok 4)
      Jelaskan peningkatan lepas muatan vagus
            Jawaban :
Ø  Peningkatan lepas Muatan saraf
Penjawab :Ferdi fonna
3.Ruqaiyah (kelompok 4)
Kepanjangan dari GIP dan VIP dan apa fungsinya
            Jawaban:

·         Gastric Inhibitory Peptide (GIP)
Fungsinya :menghambat sekresi dan gerakan lambung
·         Vasoactive intestine polipeptide (VIP)
Fungsinya :mensekresi vasodilatasi pd kelenjar

Penjawab:Dewi sukmawati

            4.Irnanda Zahra M. (kelompok 2)
            Kenapa bilirubin di buang ke dalam empedu sbg limbah?
            Kenapa bukan di buang keluar tubuh?dan apa fungsi bilirubin bagi tubuh
                        Jawaban:                
o   Karena bilirubin berfungsi untuk menghasilkan pigmen dan
menetralisir racun dalam empedu




5.Ikhsan (kelompok 2)
Apa faktornyg menyebabkan rangsangan sekresi saliva ??
                        Jawaban:
       Melihat,Mencium dan mengkonsumsi makanan yg meningkatkan nafsu makan

            Penjawab:Faisal H.M

0 komentar:

Posting Komentar